Seorang muslim
sejati tentu akan berusaha mencapai ridha Allah SWT dengan cara beribadah
sebayak-banyak kepada Allah SWT. Hanya saja Allah memberikan waktu hidup yang
berbeda-beda kepada umat manusia. Ada yang hanya diberi umur 20 tahun, 40
tahun, 60 tahun atau paling lama 120 tahun. Rata-rata umur umat nabi Muhammad
adalah sekitar 63 tahun (diasumsikan tidak jauh berbeda dengan umur
Rasulullah). Namun umat-umat sebelum Rasulullah berumur lebih panjang. Dalam
suatu riwayat dijelaskan bahwa umur Nabi Nuh sekitar 950 tahun, sementara umur
nabi Idris adalah 830 tahun. Dengan demikian maka kesempatan untuk beramal bagi
umat-umat sebelum Rasulullah lebih besar dong? Dan umat nabi Muhammad memiliki
waktu yang sedikit untuk beramal?
Menulislah hari ini, agar kelak orang lain tahu bahwa kamu pernah hidup di masa sekarang
Senin, 09 November 2015
Sedikit Cerita dari Perjalanan KKN di Sijunjung
Pamuatan,
sebuah nagari kecil di Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung. Pada pertengan tahun 2015 ini, saya ditakdirkan untuk berkunjung dan tinggal di daerah tesebut
selama kurang lebih 40 hari. Kegiatan tersebut bertajuk Kuliah Keja Nyata
Pembelajaran dan pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Andalas.
Ini adalah suatu program dari Unand dalam rangka aplikasi salah satu tri dharma
perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Sebagai mahasiswa saya
sangat memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal, baik untuk perbaikan diri
sendiri, untuk kemajuan Unand dan demi cita-cita paling mulia yaitu mengabdi
pada masyarakat.
Sabtu, 29 Agustus 2015
Jangan alay ketika jatuh cinta Bro !
Jangan alay ketika jatuh cinta
Sejauh mata saya
memandang, ada banyak kisah cinta yang saya dengar di lingkungan sekitar saya.
Yang menjadi pusat perhatian saya adalah ketika jatuh cinta, kebanyakan dari
mereka seolah-olah kehilangan akal sehat. Mereka bertingkah aneh dan tak lazim.
Saya bukan membenci jatuh cinta dan orang-orang yang sedang jatuh cinta. Saya
juga merasakan betapa indahnya jatuh cinta. Ketika kondisi ini tidak dikelola
dengan baik, maka akan menjadi bumerang bagi kehidupan anda. Saya melihat
sangat banyak hal aneh ketika seseorang jatuh cinta, baik yang saya temui
langsung, cerita dari teman bahkan melihat di film. Ingat, film menjadi faktor
penting dalam mempengaruhi perilaku penontonnya. Bahkan kisah kisah cinta dalam
sebuah film dijadikan rujukan dalam kehidupan nyata. Yuk, kita lihat satu per
satu kisah aneh apa yang kebanyakan dilakukan seseorang ketika jatuh cinta.
Kamis, 27 Agustus 2015
Apa itu Mentoring
Apa itu Mentoring?
Apa mentoring itu menarik?
Lalu apa yang akan saya dapatkan setelah mentoring?
Itu adalah pertanyaan-pertanyaan umum yang sering muncul
dibenak mahasiswa baru Unand yang diharuskan untuk mengikuti mentoring selama 1
semester. Jadi apa jawabannya?
Kira-kira 3 tahun yang lalu, saya juga mengikuti serangkaian
kegiatan mentoring, mulai dari BBQ (Bina Baca Quran), pembukaan mentoring,
pelaksanaan mentoring tiap minggu, mentoring week dan penutupan mentoring.
Awalnya saya juga tidak tahu, apa itu mentoring dan apa yang akan saya dapatkan
setelah mentoring? Tetapi sebagai mahasiswa baru yang masih polos dan lugu,
saya ikuti semua rangkaian kegiatan tersebut.
Nah, Setelah saya menjalani kegiatan itu baru saya bisa menjawab
pertanyaan tersebut.
Mentoring agama islam adalah kegiataan pendidikan dan
pembinaan agama islam dalam bentuk diskusi kelompok kecil yang dilaksanakan
secara ritin tiap minggu dan didampingi oleh seorang mentor.
Apa mentoring itu menarik? Ya, itu pasti. Kegiatan mentoring
itu bukan hanya mengaji dan mendengar ceramah. Banyak hal lain yang akan kamu
dapatkan disana. Kamu bisa diskusi tentang semua hal, mulai dari perkuliahan,
isu-isu yang berkembang di masyarakat, pelatihan softskill dan yang pasti ilmu
agama kamu akan semakin bertambah.
Lalu apa yang akan saya dapatkan setelah mentoring? Selain
ilmu agama dan ilmu umum, kamu juga bisa mendapatkan hal-hal baru selama
mentoring. Di sini kamu akan mendapatkan keluarga baru dalam ikatan
persaudaraan yang hakiki, pengalaman baru yang tak terlupakan (pergi
rihlah/jalan-jalan) dan banyak lagi.
Saya sudah mengalami dan mengerti betapa banyak hal positif
yang saya rasakan. Sekarang waktunya
untuk kamu mencoba dan betahan di dalamnya. Langkah awal kamu ada di tanggal 30
Agustus 2015 di Auditorium Universitas Andalas. Khusus untuk Kamu, Iya kamu.
Selasa, 25 Agustus 2015
3 Alasan logis mengapa harus segera bertaubat
Allah swt telah
menjamin bahwa manusia memiliki sifat pelupa, sehingga pasti akan melakukan
dosa dan kesalahan. Seorang muslim yang baik bukanlah muslim yang tidak
memiliki dosa, tetapi muslim yang baik adalah muslim yang segera bertaubat dari
dosa yang telah diperbuatnya. Jadi wajar saja ketika seorang muslim berbuat
dosa. Namun yang tidak wajar adalah ketika mereka berlarut-larut dengan dosa
tersebut tanpa melakukan taubat sekalipun. Ingat, ketika nyawa atau roh sudah
sampai di tenggorokan, maka taubah seorang hamba tidak akan di terima lagi oleh
Allah swt. Taubat merupakan perintah Allah yang wajib untuk dilaksanakan, bukan
sebuah pilihan. Firman Allah :
“dan
hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika
kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik
(terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan
memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.
Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari
kiamat.” (QS Hud (11) : 3)
Selasa, 05 Mei 2015
Mahasiswa Dikendalikan oleh Teknologi, Kok Bisa?
“Untuk pertemuan minggu depan, coba saudara cari satu buah
jurnal dalam bahasa inggris, kemudian saudara review jurnal tersebu. Minggu depan kita akan pilih beberapa orang
yang akan mempresentasikan review jurnalnya.” Itulah dua kalimat salah seorang
dosen yang membuat para mahasiswa sedikit tergaduh ketenangannya. Setelah 6
hari 12 jam kemudian, barulah para mahasiswa ini mencari jurnal yang sesuai
dengan instruksi dosen tersebut. Mereka mulai membuka laptop, kemudian membuka
web browsing. Satu kata yang mereka ketikan di URL adalah “goole.com”. Semuanya
bersemangat mencari jurnal dengan bantuan “google”. Tak berapa lama, mereka pun
menemukan jurnal yang dicari, kemudian menterjemahkan abstrak jurnal dengan
bantuan translate.google.com. Tak sampai 1 menit, jurnal telah siap untuk diprint
dan diserahkan ke dosen. Lalu apa yang terjadi ketika semua mahasiswa yang
notabene adalah penerus perjuangan bangsa ini melakukan hal tersebut?
Langganan:
Komentar (Atom)

